Petani Plasma Minta Transparansi Nominal Kredit. Sekretaris Koprasi SSM Berry Wiranata Terkesan Menghindar

Petani Plasma Minta Transparansi Nominal Kredit. Sekretaris Koprasi SSM Berry Wiranata Terkesan Menghindar
Caption : Nampak Rumah Kediaman Sekretaris Koperasi SSM Berry Wiranata saat akan ditemui awak Media indonesiasatu.co.id Desa Laburan Kec. Paser Belengkong Kab.Paser

KALTIM.PASER - Petani plasma Desa Laburan Tanah Grogot Kabupaten Paser mengeluh, hingga kini anggota koperasi SSM mempertanyakan transparansi terkait jumlah nominal kredit plasma kepihak Koprasi Sumber Sawit Makmur (SSM) yang berjalan selama tahun 2012 sampai 2021.

Saat ditemui junalis indonesiasatu.co.id. Rabu (29/06/21) Usman menjelaskan, pada sosialisasi dengan Petani Plasma tahun 2012 yang lalu bersama PT. BIM dan pengurus Koprasi SSM mereka megatakan, pelunasan kredit plasma paling cepat 6 tahun paling lambat 8 tahun.

Sementara itu. Sambungnya, mengenai kredit petani dapat terselesaikan dengan perjanjian yang dibuat oleh pihak Koperasi SSM dari hasil 100% panen tandan sawit yang didapatkan petani, Pihak Koperasi SSM lakukan Pemotongan sebesar 45 % untuk kredit Petani Plasma dan 45% nya lagi buat biaya oprasional Plasma sementara sisanya 10% diberikan ke petani plasma. Jelas Usman

Adapun yang menjadi permasalahan dan pertanyaan para petani plasma kepihak Koprasi SSM,   sebagai pengelola keuangan petani plasma serta yang pernah mereka sampaikan pada sosialisasi tahun 2012 yang lalu, sudah tidak sesuai Memorandum Of Understanding (MOU) dan pihak Koperasi SSM diduga telah melanggar perjanjian tersebut, yang mereka buat sendiri. Ujarnya

Dapat dipastikan bahwa pihak Kopresi SSM diduga telah melanggar MOU yang telah disepakati bersama antara Koperasi SSM dan petani plasma kamipun sampai saat ini terus mempertanyakan kepihak SSM, mengenai mekanisme perjanjian tahun 2012. Imbuh dia

Saat ini telah memasuki tahun 2021 yang berarti pinjaman kredit petani plasma telah berjalan 11 tahun sementara hasil dari petani plasma terus menerus dilakukan pemotongan kredit oleh pihak Koperasi SSM. kamipun ingin mengetahui jumlah besaran kredit yang dibenbankan kepada petani plasma yang ada di PT. BIM oleh pihak Koprasi SSM jumlah angka kredit besarannya berapa. Terang Usman

"seharusnya Koperasi SSM lebih transparan kepada anggota Koperasi SSM (petani plasma), pihak Koperasi SSM terkesan tertutup kepada anggotanya dalam hal ini pihak petani plasma"

Sementara itu, saat akan dilakukan konfirmasi terkait kredit petani plasma melalui via telpon, via whatsapp hingga mendatangi kediamannya Sekretaris SSM Berry Wiranata, terkesan menghindar dari awak media indonesiasatu.co.id. sampai berita ini di tayangkan, Beri Wiranata belum dapat di konfirmasi. (fbn)

Fahmi

Fahmi

Previous Article

H. Abdul Basyid : Pencemaran Lingkungan...

Next Article

Lagi, Satnarkoba Polres Paser Bongkar "50,61"...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 358

Postingan Tahun ini: 953

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 262

Postingan Tahun ini: 2180

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 259

Postingan Tahun ini: 2153

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 216

Postingan Tahun ini: 440

Registered: Jun 16, 2021

Profle

Joni Hermanto

Takut Muatan Terbalik. Supir Truk Tambal Lubang Jalan Dengan Uang Pribadi
18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Ini Dia Inseminator Terbaik di Tolo Bakal Mewakili Jeneponto ke Jakarta

Follow Us

Recommended Posts

Jumbriansyah Apresiasi Dan  Dukung Pembentukan Lembaga Adat Negeri Paser (LANP)
Anggota Komisi IX, DPR RI, Hasnah Syam Pantau SOP Pencegahan Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta 
Tapak Suci Pimda 69 Paser Gelar seleksi Pekan Olah Raga Tingkat Pelajar Daerah
Azis Syamsuddin Resmi Gunakan Baju Oranye Bertuliskan Tahanan KPK
HMI Komisariat STIT, Kembali Dorong Kesadaran Mahasiswa Bervaksinasi