Anggota Komisi IV DPRD Fadlianoor Kunjungi Warga Korban Longsor KM. 15 Balikpapan Utara

Anggota Komisi IV DPRD Fadlianoor Kunjungi Warga Korban Longsor KM. 15 Balikpapan Utara
Anngota Komisi IV Fadlanoor saat kunjungan ke lokasi bencana longsor

KALTIM.BALIKPAPAN - Anggota komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Balikpapan Padlianoor kunjungi lokasi longsor yang menimpa beberapa Rumah warga di Lingkungan RT 33, Kilometer 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Senin (5/4/2021).

Padlianoor mengatakan kedatangan dirinya ini yang ketiga kalinya ke wilayah longsoran KM 15. Selain untuk memberikan bantuan kepada korban longsoran di wilayah tersebut, dirinya juga meninjau kembali longsoran yang terjadi pasca hujan yang cukup deras melanda kota Balikpapan.

"Kedatangan saya ke seni untuk meninjau kembali longsoran di KM 15, pasca hujan yang cukup deras mengguyur wilayah tersebut, dan sekaligus memberikan bantuan untuk korban longsor melalui posko - posko yang di dirikan" kata Padlianoor yang akrab di sapa Padli.

Kepada awak media ini, Padlianoor menceritakan sebelum puncak keparahan terjadinya longsor jalan di wilayah tersebut, dirinya sudah mendapatkan informasi dari salah satu tokoh masyarakat di Karang Joang bernama Mbah Ji, bahwa terjadi pergeseran tanah yang membuat beberapa rumah warga mengalami retak-retak, saat itu belum terjadinya longsor besar ditanggal tersebut.

Atas dasar itulah Padlianoor meminta kepada Lurah dan Camat untuk melakukan peninjauan di lokasi tersebut yang pertama kalinya.

"Pertama kali saya mendapatkan laporan, saya langsung datang untuk melihat longsor yang terjadi, pada saat itu belum parah, kemudian saya laporkan ke Kelurahan dan Kecamatan untuk segera mungkin melakukan peninjauan" ucapnya.

Setelah itu, Padlianoor segera menginstruksikan kepada Kelurahan agar membuat surat yang ditujukan untuk Kecamatan, kemudian Kecamatan membuat surat turunan yang diteruskan ke bagian Pemerintahan dan Pembangunan untuk ditembuskan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan.

Setelah surat sampai ke Pemerintahan Kota Balikpapan, Padlianoor terus melakukan koordinasi kepada pemerintah untuk segera melakukan peninjauan, hingga akhirnya penijauan lokasi dilakukan pada Hari Rabu (31 Maret 2021)

"Pada saat melakukan Peninjauan memang ada beberapa titik, dan setelah dilakukan peninjauan kejadian longsoran masuk dalam tahap proses Pembahasan oleh Pemkot Balikpapa  dengan OPD terkait untuk dikerjakan" terang Padli.

Padlianoor meminta kepada Pemerintah (Pemkot) Balikpapan sesegera mungkin untuk melakukan perbaikan longsor yang terjadi sebelum menjadi semakin parah dengan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

Untuk itu,  hingga saat ini dirinya terus mengawal surat permohonan perbaikan longsoran yang terjadi agar segera dapat di realisasi Pemkot Balikpapan

Diketahui, puncak longsornya badan jalan utama, terjadi pada Kamis (25/3/2021) lalu, walhasil dari kejadian tersebut mengakibatkan sebanyak 8 rumah rusak berat dan 13 Kepala Keluarga (KK) terpaksa harus mengungsi di tenda tenda yang telah disiapkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan dan Kampung Siaga Bencana.

Pengawalan yang dilakukan dirinya, agar proses pengajuan perbaikan harus bisa segera dilaksanakan. Pasalnya longsoran yang terjadi sudah sangat parah dan harus disegerakan agar tidak menimbulkan korban yang lebih banyak.

Selain itu, Fadli juga tengah memperjuangkan usulan agar adanya bantuan biaya sewa rumah bagi warga yang rumahnya terdampak akibat longsor.

"Saya sudah usulkan ke Pemkota Balikpapan agar warga dibantu untuk biaya sewa rumah selama perbaikan longsoran, jadi warga tidak harus berada di tenda pengungsian, " tuturnya.

Saat disinggung mengenai ganti rugi rumah milik warga, Fadli menjelaskan jika pemkot tidak akan menganti kerusakan rumah milik warga. Karena, pemkot hanya mengeluarkan anggaran untuk perbaikan longsoran tersebut yang berhubungan dengan Fasilitas Umum.

Pasalnya, sebelum warga membangun rumah, pemkot sudah menghimbau warga agar tidak membangun rumah di lereng perbukitan untuk menghindari terjadinya longsoran.

"Saya minta longsoran yang terjadi bisa dikerjakan secepatnya, mengingat sebentar lagi sudah memasuki bulan suci ramadhan, kalau bisa sebelum lebaran sudah bisa selesai, " pungkasnya.(fbn)

fahmi

fahmi

Previous Article

DPRD Kota Balikpapan Susun Raperda Ketahanan...

Next Article

DPRD Kota Balikpapan Gelar Paripurna Tanggapan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 181

Postingan Tahun ini: 620

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 76

Postingan Tahun ini: 1029

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 61

Postingan Tahun ini: 205

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 547

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Yusril Minta KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Pelaku Pembakar Rumah Di Desa Gancang Dijerat Pasal 178 KUHP Ancaman Penjara 12 Tahun

Follow Us

Recommended Posts

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia Diperiksa Penyidik Jampidsus Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Kunker Virtual, Jaksa Agung Tegaskan Jangan Mudik
Polda Kaltim, Bongkar Peyelundupan 25 Kg Narkotika Jenis Shabu, Lintas Kalimantan -  Sulawesi
Jampidsus Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Pada Penyidik Kejati Lampung
OTT Bupati Nganjuk,  Humas Polri: Wujud Sinergitas KPK dan Polri